Gania Alianda, vokalis Billfold
bercerita mengenai awal mula dirinya berkecimpung di dunia musik. Kepada
djarumcoklat ia menjelaskan perjalanan karirnya sampai
pengalaman-pengalamannya menjadi seorang personil band hardcore. Berikut
wawancara santai dengan musisi indie cantik ini.
Ask : Nama Kamu?
Gania : Gania Alianda.
Ask: Tanggal Lahir?
Gania : Bandung 1 Juni 1991
Ask: Apa Hobi Kamu nih?
Gania : Makan! HAHAHAHAHAH
Ask : Tipe Cowo?
Gania : Tipe Cowo apa yah, hmmmm kaya cowo gw deh HAAHAHAHAH
Oke Pertanyaan mulai serius yaaa…
Ask : oke, sekarang pertanyaan pertama ,apa Band kamu ?
Gania : Billfold hehehe
Ask : Kapan sih mulai band-band an?
Gania : Mulainya sih dari
SMP, belom serius sih. Sebelum jadi vokalisaku jadi bassist dulu. Main
di pensi-pensi dan akhirnya berlanjutlah.
Ask : Yang bikin lirik di Billfold kamu?
Gania : Kemarin yang di
mini album itu Pam. Tapi di album yang baru ini aku, tapi tanpa bahasa
Indonesia. Karena bahasa Indonesia lebih susah.
Ask : Inspirasinya?
Gania : lebih ke keseharian sih. Lebih ke pengalaman pribadi aja. Curhat jadinya.
Ask : Cewek di industri musik hardcore, ada kendala ga sih?
Gania : Selama ini sih ngga-ada. Malah dibanding negatif, lebih banyak positifnya karena lebih banyak di spesialin.
Ask : Selain nge-band, kamu ngapain aja sih sehari-hari?
Gania : Kebetulan aku
sekarang lagi mau bikin bisnis kecil-kecilan, bikin butik cewek gitu.
Jauh dari hardcore-hardcore-an. Tapi masih ada sedikit rasa punknya lah.
Ask : Emang latihan muaythai?
Gania : Iya sempet, Cuma udah dua bulanan engga latihan lagi. Karena ngga-ada waktu. Capek sih